Rabu, 26 April 2017

KADO UNTUK 12.960.000 DETIK

Writer by: Junfahriel Syam

12.960.000 detik untuk hari ini
Di mulai dari detik pertama dan 86.400 lanjutnya saya terlihat ragu-ragu untuk bersama, ketika masih ada persemian lain dalam diri. Terlihat sangat kontras karena mungkin perbedaan ideologi atau saling bertolak belakang antara pengertian dan dimengerti.
   172.800 detik mulai timbul satu kepercayaan untuk memulai dan memutuskan antara dua pilihan. Satu hal yang begitu aneh ketika dia terlihat ragu-ragu walau sampai detik 5.184.000 entah keterkungkungan masa lalu atau apa. Sempat dia memutuskan untuk berhenti pada detik 1.209.600. Serasa seperti di hempaskan angin dari puncak everst ke dasar jurang. Tapi di detik  2.419.200 dia kembali sembari menitikan sebuah pengharapan.
    "Aku putuskan untuk bersama dan melupakan semuanya. Semua yang membuatku ragu akan dirimu". kata dia. Diam sejenak sembari menitipkan kepla di telapak tangan. "Apa ini benar?" Tanya ku dalam hati. Akhirnya di detik 2.419.200 aku terima sebagai satu kepastian dalam diri.
   Kesabaran dan kesetian seakan menjadi pagar hidup untuk membendung beberapa putusanya di detik 5.616.000, 7.776.000, dan 10.368.000. Kebanyakan mereka melakukan putusan ketika dalam keadaan terbenggu amarah. Tpi aku tetap tenang sembari menyeruput secangkir kopi yang dipadukan dengan hembusan asap sepoi-sepoi dari dalam mulut. Dan sedikit memberi kuliah perasaan padanya.
  Berjalan penuh suka dan duka. Sesedikit aku membagi masalah atas jalan hidup padanya, begitupun sebaliknya. Terlihat sedikit malu-malu saat berkata dan jarang mengungkapkan. Mungkin karena pada dasarnya begitu. Aku mengerti.
   Tak sadar dan juga di belenggu emosi pada detik 12.096.000 aku serukan untuk berhenti. Tapi sejenak ku berpikir, mungkin inilah balasannya. Saking tensinya  di detik yang sama aku mulai melakukan hal yang tidak wajar, hal penuh ria berkelinan buruk. "Bodohnya ku memelihara kesabaran" bisikan dari dalam diri. Ketaksadaran membuat ku sadar akan apa yang sudah di lakukan.
    Dua hari setelahnya, coba untuk kembali menarik benang merah atas semunya, coba terima keadaan untuk bersama. Hingga detik ini kuputuskan untuk yang terakhir kalinya, ku berbuat hal kemarin. Putuskan untuk bersama dalam ruang yang berbeda. Bagaimana denganmu?.
Aku bukan siapa-siapa
Kau juga bukan siapa-siap
Dan kita di satukan dalam ruang dan waktu.
Kita tidak menanam apa-apa dan tidak juga mendapatkan apa-apa.
Catatan 12.906.000 detik ku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar